Hidup Yang Menyehatkan

49/62

Bab 32 - Demam Dan Penyakit Akut

Penyebab Penyakit-penyakit Akut

905. Alam dibebani dan berusaha keras menahan usaha Anda untuk melumpuhkan dia. Meriang dan demam merupakan hasil dari usaha-usaha untuk membebaskan dirinya dari beban yang Anda berikan padanya.— T., jld. 2, hlm. 68. HM 247.1

906. Alam, untuk memulihkan diri dari kotoran beracun, membuat usaha untuk membebaskan sistem, di mana usaha itu menghasilkan demam dan apa yang disebut penyakit.— H. to L., Bab. 4, hlm. 60. HM 247.2

907. Alam menanggung siksaan selama yang ia bisa terima tanpa melawan, kemudian ia bangkit, dan membuat usaha besar untuk membebaskan dirinya sendiri dari perlakukan buruk yang ia derita. Kemudian timbullah sakit kepala, meriang, demam, kegelisahan, kelumpuhan, dan keburukan lain yang terlalu banyak untuk disebutkan.— T., jld. 2, hlm. 69. HM 247.3

Diet

908. Ketika kita makan daging, sari-sari dari makanan yang kita makan itu masuk ke dalam sirkulasi. Kondisi meriang diciptakan, karena hewan-hewan itu berpenyakit; dan dengan mengambil bagian dari daging mereka kita menanamkan benih penyakit dalam jaringan dan darah kita sendiri. Kemudian, ketika terpapar pada perubahan di udara berpenyakit, pada epidemik dan penyakit- penyakit menular, sistem merasakan efeknya; ia tidak berada dalam kondisi mampu melawan penyakit.— U. T., 5 November 1896. HM 248.1

909. Makanan hewani yang sangat berbumbu menghasilkan suatu keadaan sistem yang gerah; terutama jika daging babi digunakan secara bebas, darah jadi kotor, sirkulasi tidak sama rata, dan meriang dan demam menyusul.— F. of F., hlm. 126. HM 248.2

910. Seringkali anak-anak Anda menderita dari demam dan menggigil yang diakibatkan oleh makan yang tidak benar, ketika orang tua mereka bertanggung jawab atas penyakit mereka.— T., jld. 4, hlm. 502. HM 248.3

911. Anak-anak jangan dibiarkan makan banyak bahan makanan seperti daging babi, sosis, bumbu-bumbu, kue-kue basah dan kering yang berlemak; karena dengan melakukan demikian darah mereka jadi panas.— T., jld. 4, hlm. 141. HM 248.4

912. Ribuan orang menurutkan selera mereka yang rusak, telah makan makanan yang baik, sebagaimana mereka menyebutnya, dan sebagai akibatnya telah menyebabkan demam atau beberapa penyakit akut lain, dan kematian yang pasti.— T., jld. 2, hlm. 69. HM 248.5

Ventilasi

913. Efek yang dihasilkan dengan tinggal dalam ruangan tertutup kurang ventilasi adalah ini: Sistem jadi lemah dan tak sehat, sirkulasi tertekan, darah bergerak lambat melalui sistem karena tidak dimurnikan dan ditukar dengan udara sorga yang bersih dan menyegarkan. Pikiran jadi tertekan dan suram, sementara seluruh sistem dilemahkan, dan demam dan penyakit akut lainnya mudah berkembang.— T., jld.1, hlm. 702, 703. HM 248.6

Infeksi

914. Jika demam menjangkiti keluarga, seringkali lebih dari satu orang memiliki demam yang sama. Ini tidak perlu terjadi apabila kebiasaan keluarga itu benar. Jika diet mereka sebagaimana seharusnya, dan mereka melakukan kebiasaan bersih, dan menyadari perlunya ventilasi, demamnya tidak perlu meluas ke anggota keluarga yang lain. Alasan mengapa demam itu timbul dalam keluarga, mengenai penghuninya, adalah karena kamar orang sakitnya tidak dibebaskan dari infeksi beracun oleh kebersihan dan ventilasi yang baik.— H, to L., Bab. 4, hlm. 57. HM 249.1

915. Keluarga-keluarga tertimpa demam, beberapa orang mati, dan anggota keluarga yang sisa hampir mengeluhkan Penciptanya oleh karena dukacita mereka yang menyedihkan, padahal satu- satunya penyebab penyakit dan kematian mereka adalah akibat kecerobohan mereka sendiri. Kotoran di seputar lingkungan mereka telah menyebabkan penyakit-penyakit menular.... Penyakit dari hampir semua jenis akan disebabkan dengan menghirup lingkungan yang dipengaruhi oleh zat-zat yang membusuk ini. Ada uap yang terusmenerus timbul yang meracuni udara.— F. of F., hlm. 141. HM 249.2

916. Jika sebuah rumah dibangun dimana ada air tergenang di sekelilingnya, ada untuk sementara waktu dan kemudian mengering, muncul racun rawa, dan akibatnya demam serta menggigil, sakit tenggorokan, penyakit paru, dan berbagai macam demam. —H. to L., Bab. 4, hlm. 64. HM 249.3

Saran-saran Membantu

917. Sembilan dari sepuluh kasus anak yang sakit bisa ditelusuri sebabnya karena penurutan pada selera yang salah. Barangkali berupa paparan terhadap selesma, kekurangan udara segar, tidak teratur makan, atau berpakaian dengan cara tidak benar; dan yang harus dilakukan orangtua adalah menghilangkan penyebabnya, dan memberikan periode tenang dan istirahat bagi anak-anak atau puasa makan untuk waktu yang singkat. Mandi yang baik, dengan suhu yang benar, akan menghilangkan kotoran dari kulit, dan gejala yang tak menyenangkan akan segera hilang.— H. R. HM 250.1

918. Kurangi keadaan sistem yang panas dengan penerapan air yang cerdas dan cermat. Usaha ini akan membantu alam dalam perjuangannya untuk membebaskan sistem dari kotoran.... Penggunaan air hanya bisa sedikit membantu bila pasiennya tidak merasa perlu dengan ketat mengatur dietnya. —H. to L., Bab. 3, hlm. 640. HM 250.2

919. Jikalau, dalam keadaan mereka yang demam, air diberikan kepada mereka untuk diminum sebanyaknya, dan pemakaiannya juga dilakukan secara eksternal, penderitaan panjang siang dan malam akan dipersingkat, dan banyak kehidupan berharga terselamatkan. Namun ribuan orang telah mati dengan panas tinggi yang menewaskan mereka, sampai bahan bakar yang memicu demam itu habis, kehidupan lenyap, dan telah mati dalam penderitaan terhebat, tanpa dibiarkan mendapatkan air untuk menghilangkan rasa haus mereka yang hebat. Air, yang membantu tubuh melawan panas yang meninggi, tidak diberikan manusia untuk melenyapkan panas yang menghabisi kehidupan.— H. to L., Bab. 3, hlm. 62. HM 250.3

920. Air berkat yang dikirim surga, bila diterapkan dengan sangat trampil, akan meredakan panas, namun digantikan dengan obat-obatan beracun.— T., No. 31, hlm. 191. HM 250.4

921. Pada kasus demam tinggi, puasa dari makan untuk sementara waktu akan mengurangi demam, dan membuat penggunaan air lebih efektif. Namun dokter yang bersangkutan perlu memahami kondisi sesungguhnya dari pasien itu, dan tidak membiarkan dia dibatasi dari makanan untuk waktu yang lama sampai tubuhnya jadi lemah. Sementara demam sedang meninggi, makanan bisa mengiritasi dan menggairahkan darah; namun segera setelah kekuatan panas hilang, makanan harus diberikan dengan cara yang bijak dan teliti. Jika makanan ditahan terlalu lama, lambung yang sangat memerlukannya akan menciptakan demam, yang akan dipulihkan dengan jumlah tepat makanan yang berkualitas baik. Ini memberikan alam sesuatu untuk dikerjakan. Jika diperlihatkan adanya keinginan besar terhadap makanan, sekalipun selama demam, memuaskan keinginan itu dengan jumlah sedang makanan sederhana akan lebih sedikit berbahaya daripada menolaknya. Ketika ia tidak memikirkan yang lain, alam tidak akan terlalu dibebani dengan seporsi kecil makanan sederhana.— T., jld. 2, hlm. 384, 385. HM 251.1

922. Kamar orang sakit, kalau memungkinkan, harus mendapat aliran udara melaluinya siang dan malam. Aliran udara itu jangan langsung mengenai si penderita. Sementara demam sedang meninggi, ada bahaya kedinginan. Tetapi perhatian khusus diperlukan ketika krisis datang, dan demam berlalu. Kemudian perhatian konstan mungkin diperlukan untuk menjaga daya tahan sistem .— H. to L., Bab. 4, hlm. 59, 60. HM 251.2