Hidup Yang Menyehatkan

10/62

Bab 9 - Reformasi Kesehatan

Terang Diberikan

109. Tuhan telah memberikan pada umat-Nya suatu pekabaran dalam hal reformasi kesehatan. Terang ini telah menyinari jalan mereka selama tiga puluh tahun.... Apakah ia akan senang, ketika setengah dari pekerjanya yang bekerja di suatu tempat mengajarkan bahwa prinsip-prinsip kesehatan berkaitan erat dengan pekabaran tiga malaikat sedekat tangan pada tubuh, mempunyai rekan-rekan sekerja, yang dari perbuatan mereka, mengajarkan prinsip-prinsip yang sama sekali berbeda? Kesaksian demi kesaksian telah diberikan yang seharusnya menghasilkan reformasi besar.... Terang yang Allah telah berikan atas pembaruan kesehatan tidak dapat dijalankan tanpa menyebabkan cedera kepada mereka yang mencobanya; dan tidak seorangpun dapat berharap berhasil dalam pekerjaan Allah sementara, dari ajaran dan teladan, ia bertindak bertentangan dengan terang yang Allah telah berikan. — S. T., No. 7, hlm. 40. HM 41.1

110. Tuhan telah mengilhami saya untuk menuliskan hal-hal yang penting untuk saat ini dalam hal perhatian khusus yang harus kita berikan dalam perawatan tubuh. — U. T., 19 Mei 1897. HM 41.2

111. Kita mulai memahami lebih baik terang yang diberikan bertahun-tahun silam,—bahwa prinsip-prinsip reformasi kesehatan akan muncul disertai dengan pengaruh keagamaan.— U. T., 19 November 1895. HM 42.1

112. Minat dan usaha Anda harus diberikan, bukan untuk pertanyaan kesehatan saja, tetapi untuk memberitahukan kebenaran untuk masa akhir ini, kebenaran yang menentukan nasib jiwa-jiwa.— U. T., 29 Mei 1896. HM 42.2

Pemahaman Umum dalam Reformasi Kesehatan

113. Terdapat pemahaman umum yang nyata dalam reformasi kesehatan.— C. T., hlm. 57. HM 42.3

114. Prinsip-prinsip reformasi kesehatan mempunyai otoritas tertinggi, dan pantas mendapatkan cakupan yang lebih luas daripada yang diberikan oleh mereka yang menyatakan kebenaran saat ini.— U. T., 8 November 1896. HM 42.4

115. Tuhan tidak memberikan terang pada reformasi kesehatan agar itu dikesampingkan oleh mereka yang berada dalam posisi berpengaruh dan berwewenang. Tuhan sungguh-sungguh dengan apa yang Ia katakan, dan Ia harus dihormati dalam apa yang Ia katakan.— U. T., 8 November 1896. HM 42.5

116. Terdapat mereka yang telah menghalangi kemajuan pembaruan kesehatan. Mereka membuat orang-orang undur oleh sikap acuh tak acuh mereka atau ucapan meremehkan, cemoohan mereka.... Kalau saja semua bersatu dalam terang itu, sejak pertama kali diberikan, maka pastilah akan terdapat satu laskar bijaksana yang dipekerjakan untuk memulihkan pekerjaan Allah. Namun hanya oleh pergerakan yang paling agresif maka kemajuan tercapai.... HM 42.6

Para pendeta negeri kita haruslah pandai dalam reformasi kesehatan. Mereka perlu mengenal baik ilmu pengetahuan fisiologi. Maka mereka akan pandai dalam hukum-hukum yang menguasai kehidupan fisik dan kaitannya dengan kesehatan pikiran dan jiwa, dan akan mampu berbicara dengan benar mengenai permasalahan ini. Dalam penurutan mereka kepada hukum-hukum fisik mereka harus mengedepankan sabda kehidupan kepada manusia, dan mengangkat tinggi-tinggi pekerjaan reformasi. — U. T., 11 Januari 1897. HM 43.1

117. Kebutaan bercampur dengan dorongan moral untuk menyangkal selera Anda, untuk mengangkat salib, yang artinya mengutamakan kewajiban untuk meninggalkan selera dan hasrat alami. — U. T., 5 November 1896. HM 43.2

118. Banyak yang salah menafsirkan reformasi kesehatan, dan telah menerima pemikiran-pemikiran sesat tentang apa yang merupakan hidup yang benar —Y.I., 31 Mei 1894. HM 43.3

119. Jalan alam adalah jalan yang diberi tanda Allah, dan itu cukup luas untuk semua orang Kristen.— T., jld. 3, hlm. 63. HM 43.4

Hindari Berlebihan

120. Para pembaharu kesehatan, di atas segala hal lainnya, harus berhati-hati agar tidak berlebihan.— T., jld. 2, hlm. 538. HM 43.5

121. Semua dibatasi oleh kewajiban paling suci kepada Allah untuk mengindahkan filosofi yang benar dan pengalaman sejati yang sekarang ia berikan untuk merujuk pada reformasi kesehatan. Ia merancang agar pokok utama reformasi kesehatan digerakkan, dan pikiran publik sangat tergerak untuk menyelidik.— T., jld. 3, hlm. 162. HM 43.6

122. Jangan menerima pemikiran-pemikiran asing, dan membuatnya suatu ujian, mengeritik orang lain yang kebiasaannya tidak sejalan dengan pendapat anda; tetap pelajari permasalahannya secara luas dan dalam.— C. T., hlm. 119, 120. HM 43.7

123. Kurangnya stabilitas dalam hal prinsip reformasi kesehatan adalah petunjuk benar dari karakter dan kekuatan rohani mereka.— T., jld. 2, hlm. 481. HM 44.1

12418. Ketika kita menerima reformasi kesehatan, kita harus mengadopsinya dari pengertian tugas, bukan karena seorang lain telah mengadopsinya.— T., jld. 2, hlm. 371. HM 44.2

Proses Pendidikan

125. Dalam pembaruan kita sebaiknya kekurangan satu langkah daripada kelebihan satu langkah. Dan bila ada kekeliruan, biarlah itu ada di sisi lain.... Kita tidak boleh melangkah lebih cepat dari yang bisa kita bawa bersama kita mereka yang kata hati dan inteleknya diyakinkan dengan kebenaran yang kita amarkan.... Tetapi kita harus sangat berhati-hati agar tidak maju terlalu cepat, kalau tidak kita harus menelusuri kembali langkah kita.... Jika kita datang kepada orang yang belum mengetahui reformasi kesehatan, dan memberikan kedudukan kita terkuat pada awalnya, ada risiko mereka akan menjadi mundur ketika mereka melihat betapa banyak yang harus mereka tinggalkan, sehingga mereka tidak berusaha untuk berubah. Kita harus menuntun orang-orang dengan sabar dan perlahan-lahan, mengingat keseluruhan lubang yang kita gali.— T., jld. 3, hlm. 20, 21. HM 44.3

126. Keberatan terbesar pada reformasi kesehatan adalah bahwa orang-orang ini tidak menghidupkannya.— T., jld. 2, hlm. 486. HM 44.4

127. Rasa bersalah ada pada kita sebagai suatu umat yang memiliki banyak terang, karena kita tidak menghargai atau menyampaikan terang yang diberikan tentang reformasi kesehatan.... Ini bukan persoalan yang bisa dianggap remeh, yang disampaikan dengan bersendagurau.— M.M., jld. 2, hlm. 216. HM 44.5