Iman dan Perbuatan

3/79

Percaya dan Tidak Percaya

Berapa banyak kita percaya dari hati? Ditarik lebih dekat kepada Allah, dan Allah akan menarik engkau lebih dekat kepada-Nya. Hal ini berarti bersama dengan Allah di dalam doa. Pada saat mereka yang telah diajari dalam ketidakpercayaan dan menghargai ketidakpercayaan, menenun pertanyaan mengenai keragu-raguan dalam pengalamannya, dalam kepastian akan Roh Allah, mereka melihat bahwa adalah tugas pribadi untuk mengakui keti-dakpercayaan mereka. Mereka membuka hati ter-hadap terang dan melemparkan diri dari garis dosa kepada kebenaran, dari keraguan kepada iman. Me-reka mengabdikan diri untuk Allah, untuk mengi-kuti terang-Nya dalam suatu tempat di dalam diri mereka di mana terdapat suatu percikan api sema-ngat. Sebagaimana mereka mempertahankan peng-abdian mereka, mereka akan melihat terang yang bertambah dan terang itu akan terus lebih bercaha-ya menuju kesempurnaan dari hari ke hari. IP 19.2

Ketidakpercayaan yang dipelihara di dalam jiwa, mempunyai kuasa penarikan. Benih keraguan yang mereka tabur akan menghasilkan tuaian, tetapi mereka harus menggali setiap akar dari keraguan itu. Pada saat tumbuhan beracun itu dicabut, maka ia akan berhenti untuk menginginkan perawatan dalam kata-kata dan tindakan. Jiwa harus memiliki tumbuhan iman yang berharga dan kasih dimasukkan ke dalam tanah hati dan bertakhta di sana. IP 20.1