Membina Pola Makan Dan Diet

53/60

BAGIAN IV — MINUMAN SARI BUAH APEL BERALKOHOL

755. Kita hidup pada zaman ketidakbertarakan. Pemuasan selera pecandu minuman sari buah beralkohol adalah kekejian bagi Allah. Engkau bersama orang lain telah menggabungkan diri dalam pekerjaan ini karena engkau belum menuruti terang itu. Sekiranya engkau sudah berdiri di dalam terang itu, engkau tidak mau atau tidak sudi melakukan hal ini. Masing-masing kamu yang sudah melakukan bagiannya di dalam pekerjaan ini akan datang di bawah kutukan Allah, kecuali engkau mengadakan perubahan total dalam bisnismu. Engkau perlu bersungguh-sungguh. Engkau perlu memulai pekerjaan itu segera untuk menghindarkan jiwamu dari kutukan itu.... MMD 422.5

Setelah engkau menentukan pendirianmu yang engkau tidak mau berpartisipasi secara aktif dalam pekerjaan pertarakan, mungkin engkau masih meninggalkan pengaruh baik bagi orang lain, sekiranya engkau berlaku jujur sesuai dengan iman yang kudus yang engkau akui. Tetapi dengan mengelola pembuatan sari buah yang beralkohol, engkau telah merusak pengaruhmu begitu banyak. Yang lebih jelek lagi engkau telah membawa celaan terhadap kebenaran, dan jiwamu sendiri telah disakiti. Engkau telah membangun penghalang antara dirimu dengan pekerjaan pertarakan. Tindakanmu memberi peluang kepada orang yang tidak percaya untuk meragukan prinsipmu. Engkau tidak berjalan lurus, yang timpang dan yang lumpuh tersandung menimpamu karena perbuatanmu. MMD 422.6

Di dalam terang hukum Allah, saya tidak dapat melihat bagaimana orang Kristen dengan sungguh-sungguh menanam tanaman hop untuk pembuatan bir dan mengelola pabrik anggur alkohol dan minuman sari buah beralkohol untuk dipasarkan. Semua bahan ini mungkin digunakan untuk kebaikan dan mendapat berkat, atau disalahgunakan untuk membawa berkat dan kutuk. Minuman sari buah dan anggur murni dapat dikalengkan dan bertahan manis untuk jangka waktu yang lama. Jikalau digunakan tanpa proses fermentasi maka minuman itu tidak merusak pertimbangan sehat.... MMD 423.1

Minum Sedikit Berarti Jalan Tol ke Dunia Kemabukan

Orang bisa benar-benar mabuk kalau meminum anggur dan sari buah beralkohol seperti meminum minuman yang lebih keras. Kemabukan yang paling buruk ialah yang disebabkan karena meminum minuman yang kurang keras. Nafsu lebih terangsang. Pembentukan, tabiat lebih besar, lebih terarah dan lebih melawan. Beberapa botol anggur atau sari buah dapat membangkitkan cita rasa akan minuman yang lebih keras. Dan dalam banyak kasus, mereka yang sudah tergolong pemabuk dengan demikian meletakkan dasar kebiasaan minum. Bagi beberapa orang, tidak aman menyimpan anggur dan sari buah di dalam rumahnya. Mereka mewarisi selera keinginan akan bahan perangsang yang senantiasa ditawarkan oleh Setan supaya diminum. Mereka menyerah kepada pencobaannya, mereka tidak berhenti. Selera memerlukan pemanjaan dan dipuaskan demi keruntuhan jiwa. Otak itu lemah dan dikelamkan. Pertimbangan sehat tidak lagi memegang kekang, tetapi kekang itu diikatkan kepada leher nafsu. Kejahatan seks, percabulan dan segala jenis kejahatan, dilakukan sebagai akibat dari minuman anggur dan sari buah beralkohol. Yang mengaku beragama tetapi menyukai bahan perangsang ini tidak bisa bertumbuh dalam anugerah karena membiasakan diri kepadanya. Dia menjadi kotor dan bernafsu. Nafsu kebinatangan menguasai pikiran sehingga dia tidak lagi mencintai kebajikan. MMD 423.2

Minuman yang agak kurang keras adalah satu sekolah di mana orang mendapat pendidikan mengenai karir pemabuk. Setan menuntun secara pelan-pelan semakin jauh dari tiang pertarakan. Begitulah liciknya anggur dan sari buah yang tak berbahaya itu menanamkan pengaruh pada cita rasa sampai memasuki jalan raya menuju kemabukan tanpa disadari. Cita rasa akan bahan perangsang pun dibangun, dan susunan saraf menjadi kacau. Setan membuat pikiran itu dalam keadaan panas dan gelisah. Korban yang malang itu masih menganggap dirinya aman, dia melaju dan melaju sampai ruskk total, dan prinsip pun sudah dikorbankan. Keputusan yang paling kuat sudah dirongrong. Keinginan kekal tidak cukup kuat untuk menguasai selera yang merosot itu dengan akal sehat. MMD 424.1

Sebagian orang tidak pernah mabuk betul, tetapi selalu berada di bawah pengaruh anggur dan sari buah beralkohol. Badan mereka panas dengan pikiran yang tidak seimbang, masih sadarkan diri, tetapi berada dalam kondisi buruk. Semua kuasa pikiran yang agung telah menurun. Ada satu kecenderungan ketularan penyakit berbagai jenis seperti pembengkakan kelenjar, penyakit lever, getaran saraf, penumpukan darah di kepala. Ini terjadi khususnya kalau menggunakan sari buah yang sudah asam. Dengan penggunaannya, banyak orang mendatangkan penyakit menahun bagi dirinya sendiri. Ada yang meninggal karena konsumsi atau terkena penyakit mati sebelah. Ada juga yang menderita kejang perut. Setiap tenaga inti lama-lama terkuras, sampai dokter mengumumkan penyakit lever. Tetapi sekali mereka membuka tempat minuman itu dan mereka tidak mengisinya kembali, tenaga ca-dangan yang semakin habis akan pulih kuat. Meminum sari buah berfermentasi akan menuntun kepada minuman yang lebih keras. Perut itu kehilangan kekuatan alamiahnya. Sesuatu yang lebih keras diperlukan untuk membangunkannya supaya beraksi.... Kita melihat kuasa minuman keras yang menguasai manusia. Kita melihat berapa banyak yang berprofesi dan memegang tanggung jawab besar, orang yang diagungkan, orang yang bertalenta tinggi, orang terdidik, orang yang mempunyai perasaan halus, orang yang bersaraf baja dan yang mempunyai kuasa pikiran, mereka mengorbankan apa saja untuk pemanjaan selera, sampai mereka merosot kepada tingkat manusia brutal. Dalam banyak hal, kemerosotan mereka itu dimulai dengan meminum anggur dan sari buah fermentasi. MMD 424.2

Kita Memberikan Teladan yang Memihak Reformasi

Saya merasa sedih kalau laki-laki dan perempuan intelek yang mengaku orang Kristen tetapi mengatakan bahwa tidak ada bahayanya memproduksi anggur dan sari buah apel untuk dipasarkan, karena anggur mumi tidak memabukkan. Saya tahu ada segi lain dalam masalah ini yang mereka sendiri tidak mau melihat. Rasa mementingkan diri telah menutup mata mereka sehingga tidak dapat melihat kejahatan akibat penggunaan bahan perangsang.... MMD 425.1

Sebagai satu umat, kita mengaku menjadi reformator, menjadi pem-bawa terang ke dunia ini, pengawal-pengawal setia bagi Allah, yang menjaga setiap gerbang dari mana Setan dapat masuk dengan peng-godaannya untuk memanjakan selera. Contoh kehidupan dan pengaruh kita haruslah menjadi satu kuasa yang memihak reformasi. Kita, harus tidak melakukan apa pun yang menumpulkan hati nurani atau mengundang pencobaan. Kita tidak membuka pintu sehingga memberi kesempatan kepada Setan memasuki pikiran seseorang yang telah dibentuk dalam citra Allah. Sekiranya semua berjaga dan setia menutup lubang-lubang kecil yang dibuat oleh minuman anggur dan sari buah yang tidak membahayakan, jalan raya menuju kemabukan akan dapat ditutup. Apa yang diperlukan oleh masyarakat ialah tujuan yang pasti satu kemauan untuk tidak menjamah, tidak mencicipi dan tidak memegang. Kemudian reformasi pertarakan akan menjadi kuat, permanen dan saksama.... MMD 425.2

Penebus dunia ini mengetahui keadaan masyarakat di akhir zaman. Sebab itu Dia menghadapkan kebiasaan makan dan minum sebagai dosa zaman ini. Dia katakan kepada kita bahwa seperti pada zaman Nuh, begitu pula anak manusia itu dinyatakan. “Sebab sebagaimana mereka pada zaman sebelum air bah itu makan dan minum, kawin dan mengawinkan, sampai kepada hari Nuh masuk ke dalam bahtera. Dan mereka tidak tahu akan sesuatu, sebelum air bah itu datang dan melenyapkan mereka semua.” Begitulah keadaan dunia di akhir zaman, dan mereka yang mempercayai amaran ini akan sangat berhati-hati su-paya tidak mengadakan satu tindakan yang akan membawa kutuk ke-pada mereka. MMD 426.1

Saudaraku, marilah kita meneliti masalah ini di bawah terang Alkitab. Marilah kita menanamkan satu pengaruh yang memihak pertarakan dalam segala hal. Buah apel dan buah anggur adalah pemberian Allah yang indah. Bahan ini dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya sebagai bahan makanan yang menyehatkan, atau dapat disalahgunakan menjadi bahan perusak. Oleh karena perbuatan manusia yang penuh dosa, Allah telah mendatangkan penyakit tanaman kepada pokok anggur dan pohon apel. Kita berdiri di hadapan dunia sebagai reformator. Janganlah kita memberi kesempatan kepada pemberontak atau kepada yang tidak percaya untuk mencela iman kita. Kristus berkata: “Kamulah terang dunia” “kamulah garam dunia” Marilah kita tunjukkan bahwa hati dan nurani kita berada di bawah pengaruh rahmat Ilahi yang berkuasa mengubahnya, bahwa hidup kita dikuasai oleh prinsip hukum Allah, walaupun prinsip ini memerlukan pengorbanan keinginan tubuh. MMD 426.2

Di Bawah Mikroskop

756. Orang yang mewarisi selera yang menginginkan bahan pe-rangsang non-alamiah bagaimanapun janganlah melihat anggur, bir, atau sari buah beralkohol. Janganlah benda-benda itu ada di dalam batas jangkauannya. Inilah caranya menjauhkan penggodaan dari mereka. Mengenai sari buah apel yang manis, banyak orang membelinya dengan bebas, tetapi sari buah itu rasa manis hanya sementara waktu saja, sebab proses fermentasi mulai segera. Cita rasanya yang tajam itu lebih menyenangkan bagi banyak orang. Peminum tidak mau mengakui bahwa benda itu sudah fermentasi. MMD 426.3

Penggunaan sari buah apel manis yang biasanya diproduksi itu juga membahayakan kesehatan. Jikalau orang dapat melihat dengan mikroskop apa yang mereka beli, hanya sedikit orang yang mau memi-numnya. Seringkali orang yang memproduksi sari buah apel itu tidak memperhatikan kualitas buah yang digunakan, sari buah itu berulat karena digunakan apel yang sudah busuk. Mereka yang tidak mengira yang mereka sedang memakan apel busuk dengan cara lain, mereka akan meminum sarinya dan menyebutnya minuman mewah. Tetapi mikroskop menunjukkan bahwa walaupun masih segar dari pengilangan, minuman itu tidak aman untuk digunakan. MMD 427.1

Orang bisa mabuk apabila meminum anggur beralkohol, bir dan sari buah apel, sama halnya dengan minuman keras lainnya. Apabila meminum minuman tersebut akan membangkitkan selera untuk memi-num yang lebih keras lagi dan kebiasaan untuk minuman keras pun terbentuk. Minuman yang kadar alkoholnya kurang keras akan bisa me-nuntun peminumnya untuk meminum yang lebih keras. Begitu tersem-bunyi rangsangannya, sehingga jalan menuju menjadi pemabuk akan dijalani tanpa disadari bahayanya oleh si peminum. MMD 427.2