Hidup yang Terbaik
30. Memilih dan Menyediakan Tempat Tinggal
Injil adalah penyederhana yang luar biasa atas segala masalah kehidupan. Kalau pengajarannya diperhatikan, maka banyak kebingung an akan ditanggulangi, dan akan menyelamatkan kita dari banyak kesalahan. Injil mengajarkan kita menaksir hal-hal dengan nilainya yang sebenarnya, dan memberi perhatian yang paling tinggi kepada perkaraperakara yang paling berharga—yaitu hal-hal yang akan bertahan lama. Pelajaran ini dibutuhkan oleh mereka yang bertanggung jawab memilih tempat tinggal. Janganlah mereka membiarkan diri mereka menyimpang dari tujuan tertinggi. Biarlah mereka ingat bahwa rumah di dunia ini haruslah menjadi lambang dan persiapan untuk rumah di surga. Hidup ini adalah sekolah pelatihan, dari mana orangtua dan anak-anak harus ditamatkan untuk memasuki sekolah di istana Allah. Sementara lokasi untuk sebuah rumah dicari, biarlah maksud ini menuntun pilihanmu. Janganlah dikendalikan oleh keinginan supaya kaya, aturan mode, atau adat istiadat masyarakat. Pertimbangkan apa yang paling condong kepada kesederhanaan, kemurnian, kesehatan, dan nilai yang sesungguhnya. HT 343.1
Di seluruh dunia, kota-kota besar sudah menjadi tempat persemain kejahatan. Setiap saat tampak dan terdengar kejahatan. Di mana-mana ada godaan kepada hawa nafsu dan pemborosan. Arus penyelewengan dan kejahatan terus meluap. Tiap hari tercatat adanya kekerasan perampokan, pembunuhan, bunuh diri dan kejahatan-kejahatan lainnya yang tak tersebutkan lagi. HT 343.2
Kehidupan di kota-kota besar adalah palsu dan munafik. Nafsu menggebu untuk mendapat uang, roda kegairahan dan mencari kesenangan haus akan pamer, kemewahan dan pemborosan, semuanya adalah de-sakan-desakan yang dengan meluapnya penduduk sedang mengalihkan pikiran dan tujuan hidup yang sebenarnya. Semua hal ini membuka pintu kepada ribuan kejahatan. Terhadap orang-orang muda perkara-perkara ini memiliki kuasa yang nyaris tak dapat ditolak. HT 344.1
Salah satu godaan yang paling licik dan berbahaya yang menyerang orang muda dan anak-anak di kota-kota besar ialah cinta akan kepelesiran. Banyak sekali hari libur; permainan dan balap kuda menarik perhatian ribuan orang, dan roda kegairahan serta kepelesiran menyerang mereka jauh dari tugas-tugas hidup yang wajar. Uang yang seharusnya ditabung untuk sesuatu yang lebih bermanfaat diboroskan untuk hiburan. HT 344.2
Melalui perserikatan, dan akibat-akibat dari serikat buruh dan pemogokan, kondisi hidup di kota terus menjadi semakin sulit. Kesusahankesusahan serius ada di hadapan kita; dan bagi banyak keluarga pindah dari kota besar akan menjadi hal yang perlu. HT 344.3
Lingkungan kota sering membahayakan bagi kesehatan. Selalu ada kemungkinan diserang penyakit, polusi udara, air kotor, makanan yang tercemar, tempat tinggal yang padat, gelap dan tidak menyehatkan, adalah sebagian dari banyak kesulitan yang harus dihadapi. HT 344.4
Bukanlah maksud Allah supaya manusia berdesakan di kota, berdesakan di rumah-rumah petak. Pada mulanya Ia menempatkan nenek moyang ita yang pertama di tengah-tengah pemandangan indah dan sehat HT 344.5
“ Dengan demikian mendidik perempuan-perempuan muda mengasihi suami dan anak-anaknya, hidup bijaksana dan suci, rajin mengatur rumah tangganya, baik hati dan taat kepada suaminya, agar Firman Allah jangan dihujat orang.” 1 yang Ia ingin agar kita nikmati sekarang ini. Semakin dekat kita kepada keselarasan dengan rencana Allah yang semula, makin menguntungkan posisi kita untuk memperoleh kesehatan tubuh, pikiran dan jiwa.
Rumah mewah, perabotan yang canggih, luas, mewah dan lega tidak memenuhi syarat-syarat yang perlu bagi kehidupan yang berguna dan berbahagia. Yesus datang ke dunia ini untuk melaksanakan pekerjaan yang paling besar yang pernah dilakukan manusia. Ia telah datang sebagai duta Allah, untuk menunjukkan bagaimana caranya hidup untuk memperoleh hasil yang paling baik. Keadaan-keadaan yang bagaimanakah dipilih oleh Bapa kekal itu bagi Putra-Nya? Sebuah tempat tinggal terpencil di perbukitan Galilea; satu keluarga yang hidup dari pekerjaan yang jujur dan bermartabat; satu kehidupan yang sederhana; setiap hari bergumul dengan kesulitan dan kesukaran; pengorbanan diri, penghematan, dan pelayanan yang menggembirakan dan sabar; waktu belajar di samping ibunda-Nya, dengan gulungan Kitab Suci yang terbuka; subuh atau senja yang tenang di lembah nan hijau; pelayanan alam yang kudus; pelajaran tentang penciptaan dan pemeliharaan; dan hubungan jiwa dengan Allah-inilah keadaan-keadaan dan kesempatan dalam hidup Yesus semasa kecil. HT 345.1
Begitulah dengan kebanyakan orang-orang yang terbaik dan paling agung sepanjang zaman. Bacalah riwayat Abraham, Yakub, Yusuf, Musa, Daud dan Elisa. Pelajarilah kehidupan orang-orang yang lahir kemudian, yang telah memegang posisi kepercayaan dan tanggung jawab paling tinggi, orang-orang yang pengaruhnya paling efektif untuk perbaikan dunia. HT 345.2
Berapa banyak di antara mereka yang rumah-rumahnya di pedesaan. Mereka hanya sedikit mengenal kemewahan. Mereka tidak memanfaatkan masa mudanya dalam kesenangan. Banyak dari mereka terpaksa bergumul dengan kemiskinan dan kesukaran. Mereka belajar bekerja sejak masih kecil, dan kehidupan mereka yang giat di udara terbuka memberi kekuatan dan ketahanan terhadap seluruh kemampuan mereka. Karena dipaksa harus bergantung pada sumberdaya sendiri, mereka belajar menanggulangi kesulitan dan menyingkirkan rintangan-rintangan, dan mereka memperoleh keberanian dan ketabahan. Mereka belajar tentang rasa percaya diri dan pengendalian diri. Karena begitu terlindung dari pergaulan jahat, mereka merasa puas dengan kesenangan-kesenangan alami dan pergaulan yang sehat. Selera mereka sederhana dan bertarak dalam kebiasaan. Mereka diatur oleh prinsip, sehingga mereka bertumbuh dengan murni, kuat dan jujur. Bilamana terpanggil kepada pekerjaan hidup, mereka menggunakan kemampuan fisik dan mental, semangat yang meluap, kesanggupan berencana dan melaksanakannya serta teguh dalam menolak kejahatan, yang membuat mereka menjadi suatu kekuatan yang positif demi kebaikan di dunia ini. HT 345.3
Lebih baik daripada warisan kekayaan apa pun yang dapat engkau berikan kepada anak-anakmu adalah karunia tubuh yang sehat, pikiran yang cerdas, dan tabiat yang agung. Mereka yang memahami apa yang memberikan kesuksesan hidup akan menjadi bijaksana dua kali lipat. Mereka akan tetap ingat hal-hal yang terbaik dalam hidup ini walau mereka memilih sebuah tempat tinggal. HT 346.1
Gantinya tinggal di tempat di mana pekerjaan laki-laki saja yang tampak, di mana pemandangan dan suara sering menimbulkan pikiran yang jahat, di mana kerusuhan dan kekacauan mengakibatkan kelelahan dan kegelisahan, pergilah ke tempat di mana engkau dapat memandang karya-karya Allah. Carilah ketenangan roh dalam keindahan dan keheningan serta kedamaian alam. Biarlah matamu memandang ladang-ladang yang menghijau, pepohonan dan perbukitan. Pandanglah ke atas menatap langit biru yang tidak ditutupi asap dan debu kota, dan hiruplah udara surga yang menguatkan itu. Pergilah ke tempat di mana engkau bisa bercengkerama dengan anak-anakmu, jauh dari gangguan dan pemborosan kehidupan kota, di mana engkau dapat mengajar mereka tentang Allah melalui pekerjaan-Nya, serta melatih mereka untuk kehidupan yang setia dan berguna. HT 346.2