Hidup Yang Menyehatkan

62/62

Bab 44 - Kehidupan Yang Dipenuhi Roh

Tugas Roh Kudus

1200. Tugas Roh Kudus adalah mengambil kebenaran dari halaman suci, di mana Allah telah menaruhnya untuk keuntungan setiap jiwa yang Ia telah ciptakan, dan mencap kebenaran itu ke dalam pikiran.— U. T., 5 Februari 1896. HM 349.1

1201. Roh Allah memiliki cakupan alam semesta sorgawi yang tak terbatas; dan hal itu tidak berada dalam kuasa pikiran manusia fana untuk membatasi kekuatannya atau menentukan pelaksanaannya.— R. and H., 1896, No. 34. HM 349.2

1202. Sari-sari buah anggur, naik dari akar, disebarkan ke cabang-cabang, memelihara pertumbuhan dan menghasilkan bunga dan buah. Begitu pula kuasa pemberi kehidupan dari Roh Kudus, yang berlanjut dari Kristus, dan ditanamkan kepada tiap murid, menyerap ke dalam jiwa, memperbarui motif dan kasih sayang dan bahkan pemikiran yang paling tersembunyi, dan menghasilkan buah-buah berharga dari perbuatan-perbuatan suci.— Sketches from the Life of Paul, hlm. 131. HM 349.3

1203. Kristus adalah penasihat kita, memohon atas nama kita. Roh Kudus memohon di dalam diri kita. Kemudian membiarkan kita menunjukkan kepercayaan sempurna dalam Pemimpin kita, dan tidak mengikut pedoman-pedoman yang salah.— U. T., 19 Oktober 1894. HM 350.1

1204. Kasih karunia Allah menerima manusia sebagaimana adanya, dan bekerja sebagai pendidik, menggunakan tiap prinsip yang darinya tergantung pendidikan dari setiap sisi. Pengaruh kuat kasih karunia Allah melatih jiwa menuruti metode-metode Kristus, dan tiap hasrat kuat, tiap pembawaan sifat yang menipu, dikuasai di bawah pengaruh Roh Kristus yang membentuk, sampai manusia memiliki kuasa motif yang baru, dan jadi dipenuhi dengan Roh Kudus Allah, menyerupai kesamaan Ilahi.— U. T., 16 Maret 1896. HM 350.2

1205. Roh Kudus adalah sumber semua kuasa, dan bekerja sebagai agen hidup yang aktif dalam kehidupan baru yang diciptakan dalam jiwa. Roh Kudus harus berada di dalam diri kita sebagai penghuni ilahi.— R. and H., 1897, No. 26. HM 350.3

1206. Yesus menyampaikan kekuatan hidup dari kasih seperti Kristus yang murni dan disucikan yang bersirkulasi melalui setiap bagian sifat manusia. Ketika kasih ini diekspresikan dalam karakter, maka hal itu dinyatakan kepada semua orang dalam pergaulan kita bahwa adalah mungkin bagi Allah terbentuk di dalam diri, pengharapan kemuliaan.— U. T., 21 Juni 1897. HM 350.4

1207. Kristus harus hidup di dalam diri agen manusia-Nya, dan bekerja melalui kemampuan-kemampuan mereka, dan bertindak melalui kecakapannya. Kehendak mereka harus diserahkan pada kehendak-Nya, mereka harus bertindak dengan Roh-Nya, sehingga bukan mereka lagi yang hidup, melainkan Kristus yang hidup di dalam diri mereka.— S. of T., 1892, No. 47. HM 350.5

1208. Kemanapun pergi, kita membawa hadirat-Nya yang sangat kita kasihi; karena kita tinggal di dalam Kristus oleh iman yang hidup. Ia tinggal di dalam hati kita oleh iman individual, yang melayakkan. Kita ditemani Yesus Ilahi, dan ketika kita menyadari kehadiran-Nya, pemikiran kita tertuju kepada-Nya. Pengalaman kita dalam hal-hal Ilahi sebagian adalah pada kejelasan pengertian kita terhadap penyertaan-Nya.— S. of T., 1896, No. 36. HM 351.1

1209. Bukan Anda yang membuat Roh Kudus bekerja, tetapi Roh Kuduslah yang membuat Anda bekerja. Ada kuasa yang memenangkan, yang menggerakkan dalam Injil Yesus Kristus. Itu adalah Roh Kudus yang membuat kebenaran itu mengesankan.— S. T., hlm. 14. HM 351.2

1210. Bagi mereka yang benar-benar mengasihi Allah, Roh Kudus akan menyatakan kebenaran yang telah kabur dari pikiran, dan juga akan menyatakan kebenaran yang seluruhnya baru.— R. and H., 1897, No. 33. HM 351.3

1211. Tiap orang harus memperjuangkan pergumulannya sendiri. Indahkan ajaran-ajaran Roh Kudus. Jika ini dilakukan, itu akan terulang-ulang kembali, sampai kesannya seolah “tertanam selamanya.”— S. T., No. 7, hlm. 39. HM 351.4

1212. Saat kita menyerahkan diri sendiri sepenuhnya kepada Kristus, air muka kita akan mencerminkan gambar-Nya. Roman muka kita akan dimurnikan, disucikan, dan diagungkan oleh kasih karunia-Nya.— U. T., 27 Juni 1897. HM 351.5

1213. Tidak ada batasan terhadap keuntungan dari mereka yang menyisihkan dirinya pada satu sisi, membuat tempat bagi pekerjaan Roh Kudus dalam hati mereka, dan menjalani kehidupan yang sepenuhnya disucikan pada pelayanan Allah, mengabadikan disiplin yang diperlukan yang ditentukan oleh Tuhan tanpa mengeluh atau redup di tengah jalan.— S. T. on E., hlm. 120. HM 351.6

Karakteristik kehidupan yang Berserah

1214. Seseorang mendapat hak istimewa memberikan kesaksian yang nyata pada tiap jalur, dalam ciri-ciri, dalam sifat, dalam kata-kata, dalam karakter, bahwa pelayanan Allah itu baik.— U. T., 6 November 1897. HM 352.1

1215. Saat Anda berserah pada kebenaran, Anda akan menghasilkan kebenaran kembali, satu surat yang hidup, dikenal dan dibaca oleh semua orang.— U. T., 27 Oktober 1897. HM 352.2

1216. Saat Allah bekerja di dalam hati, dan manusia menyerahkan kehendaknya kepada Allah, dan bekerja sama dengan Allah, ia menunjukkan dalam kehidupan apa yang Allah kerjakan melalui Roh Kudus, dan di sana terdapat keharmonisan antara maksud hati dan praktik kehidupan.— S. of T., 1893, No. 20. HM 352.3

1217. Ketika Kristus masuk dalam jiwa, Ia membawa ketenangan surga.— U. T., 27 Oktober 1897. HM 352.4

1218. Roh Kudus adalah perwakilan-Nya, dan bekerja untuk memberi efek perubahan yang begitu ajaib sehingga para malaikat memandangnya dengan terpesona dan sukacita.— S. T., 20 Mei, 1896. HM 352.5

1219. Ketika diri disatukan dalam Kristus, di sana akan ada suatu pertunjukan kuasa-Nya sebagaimana hati yang luluh dan tunduk.— U. T., 27 April 1898. HM 352.6

1220. Adalah Roh Kudus yang mempercepat kemampuan jiwa yang padam untuk menghargai hal-hal surgawi, dan menarik kasih sayang terhadap Allah dan kebenaran. Tanpa kehadiran Yesus di dalam hati, pelayanan keagamaan itu mati, formalisme yang dingin. Kerinduan yang dalam terhadap persekutuan dengan Allah segera berhenti ketika Roh Allah kita dukakan; namun bila Kristus menaruh pengharapan kemuliaan di dalam diri, kita secara terusmenerus diarahkan untuk berpikir dan bertindak untuk kemuliaan Allah. Pertanyaan akan timbul, “Akankah ini memberikan kehormatan kepada Yesus? Akankah ini disetujui oleh Dia?”— R. and H., 1888, No. 16. HM 353.1

1221. Alkitab penuh dengan pengetahuan, dan semua orang yang belajar dengan hati untuk memahami akan mendapati pikirannya meluas dan kemampuan diperkuat untuk memahami kebenaran-kebenaran berharga dan menjangkau luas ini. Roh Kudus akan menanamkannya pada pikiran dan jiwa mereka.— S. T. on E., hlm. 153. HM 353.2

1222. Ketika pekerjaan Allah dipelajari, Roh Kudus memberikan keyakinan dalam pikiran. Bukan keyakinan yang dihasilkan oleh pertimbangan logis; tetapi kecuali pikiran telah menjadi terlalu gelap untuk mengenal Allah, mata terlalu suram untuk melihat Dia, telinga terlalu tumpul untuk mendengar suara-Nya, suatu makna yang lebih dalam diperoleh, dan kebenaran rohani yang agung dari firman yang tertulis ditanamkan ke dalam hati.— S. T. on E., hlm. 59. HM 353.3

1223. Jika kita maut, Ia bisa dan akan masuk dalam pemikiran dan rencana kita, jadi sesuaikan hati dan pikiran kita dengan kehendak-Nya, sehingga ketika menuruti Dia, kita tidak akan membawa dorongan hati kita sendiri. Kemauan, yang dimurnikan dan disucikan, akan menemukan sukacita yang tertinggi dalam melakukan pelayanan-Nya.— S. of T., 1896, No. 46. HM 353.4

Kondisi-kondisi yang Meningkatkan Pertumbuhan

1224. Kesalehan nyata mulai ketika semua kompromi dengan dosa berakhir.— . of B., hlm. 125. HM 354.1

1225. Ia yang menyerahkan diri-Nya sendiri sepenuhnya pada pengaruh Roh Kudus paling memenuhi syarat untuk melakukan pelayanan yang bisa berterima pada Tuhan.— R. and H., 1895, No. 28. HM 354.2

1226. Energi Anda diperlukan untuk bekerja sama dengan Allah. Tanpa ini, jika mungkin pengaruh Roh Allah dipaksakan pada Anda dengan intensitas lebih besar seratus kali lipat, itu tidak akan menjadikan Anda seorang Kristen, suatu subyek yang layak untuk surga. Pegangan kuat Setan tidak akan dipatahkan. Harus ada kemauan dan melakukan pada bagian si penerima. Harus ada tindakan, yang ditunjukkan dengan keluar dari dunia dan terpisah. Harus ada perbuatan dari Firman Kristus. Jiwa harus dikosongkan dari diri sendiri, agar Kristus bisa mencurahkan Roh-Nya ke dalam tempat kosong itu. Kristus harus dipilih sebagai tamu surgawi. Kehendak harus digantikan dengan kehendak Allah. Maka ada hati yang baru, dan ketetapan hati yang suci dan baru. Yesus yang bertakhta dalam jiwalah yang membuat tiap tindakan mudah dalam pelayanannya.— S. of T., 1891, No. 8. HM 354.3

1227. Orang-orang Kristen harus mempraktikkan pengendalian diri dalam segala sesuatu. Kita tidak mempunyai hak untuk mengabaikan tubuh dan kekuatan dan jiwa dan pikiran, yang harus diberikan kepada Tuhan dalam pelayanan suci. Kita terbuat dari tubuh dan indera, juga terdiri dari hati nurani dan kasih sayang. Dorongan hati dan hasrat kita harus mendapat tempat dalam tubuh; oleh sebab itu janganlah menyalahgunakan organ-organ tubuh kita mana pun.— U. T., 27 September 1896. HM 354.4

1228. Allah ingin kita merawat, memperhatikan dan menghargai tubuh kita,- bait suci Roh Kudus. Ia ingin agar tubuh dijaga dalam kondisi sesehat mungkin, dan berada di bawah pengaruh rohani, agar talenta-talenta yang telah Dia berikan kepada kita dapat digunakan untuk memberikan pelayanan sempurna kepada Dia.— U. T., 27 September 1896. HM 355.1

1229. Ia akan bersinar melalui pikiran mereka sebagai terang dunia. “Tetapi semua orang yang menerima-Nya diberi-Nya kuasa supaya menjadi anak-anak Allah, yaitu mereka yang percaya dalam nama-Nya.” Tetapi agar ini bisa terjadi, Allah menuntut agar setiap kemampuan intelektual dan fisik dipersembahkan sebagai suatu persembahan suci kepada Dia.— U. T., 6 Juli 1896. HM 355.2

1230. Kita harus terus maju menuju sorga, mengembangkan suatu karakter agama yang kokoh. Ukuran Roh Kudus yang kita terima akan sebanding dengan ukuran keinginan dan iman yang kita latih untuk mendapatkannya, dan penggunaan terang dan pengetahuan yang akan diberikan kepada kita. Kita akan dipercayakan dengan Roh Kudus menurut kapasitas kita untuk menerimanya dan kemampuan kita untuk menanamkannya kepada orang lain.— R. and H., 1896, No. 18. HM 355.3

1231. Semakin berhati-hati melatih kecerdasan, maka akan semakin efektif bisa digunakan dalam pelayanan Allah, jika ditempatkan di bawah kendali Roh-Nya.— S. T. on E., hlm. 57. HM 355.4

1232. Jika manusia mau menerima pelayanan Roh Kudus-Nya, karunia paling besar yang dapat Allah limpahkan, maka mereka akan memberikan berkat kepada semua yang berhubungan dengan mereka.— U. T., 6 Juli 1896. HM 355.5

Rintangan-rintangan kepada Pertumbuhan Rohani

1233. Perbuatan dosa yang disengaja mendiamkan suara Roh yang bersaksi, dan memisahkan jiwa dari Allah. Yesus tidak bisa tinggal di dalam hati yang mengabaikan hukum Ilahi. Allah hanya akan menghormati mereka yang menghormati Dia.— S. of T., 1894, No. 24. HM 356.1

1234. Tidak seorang pun perlu memandang dosa terhadap Roh Kudus sebagai sesuatu yang misterius dan tak dapat ditentukan. Dosa terhadap Roh Kudus adalah dosa penolakan yang terusmenerus untuk menjawab ajakan bertobat.—R. and H., 1897, No. 26. HM 356.2

1235. Hendaknya semua orang yang memeriksa hatinya sendiri, untuk mengetahui bahwa mereka tidak mengharapkan sesuatu yang akan melukai mereka, dan yang mengganggu jalan menuju pintu hati yang terbuka untuk membiarkan Yesus, Matahari Kebenaran masuk, mengeluhkan kekurangan Roh Allah. Hendaknya ini untuk mencari berhala mereka, dan membuangnya. Hendaknya mereka menjauh dari tiap kegemaran yang tak menyehatkan dalam makan dan minum. Hendaknya mereka melakukan kebiasaan mereka sehari-hari selaras dengan hukum-hukum alam. Dengan melakukan, serta mempercayai, suatu suasana akan diciptakan di sekitar jiwa yang akan menjadi satu kenikmatan hidup dalam kehidupan.— U. T., 25 Agustus, 1897. HM 356.3

1236. Allah tidak bisa membiarkan Roh Kudus-Nya tinggal di dalam mereka yang melemahkan diri mereka sendiri dengan kegelojohan. —R. and H., 1883, No. 19. HM 356.4

1237. Saraf-saraf otak yang berkomunikasi dengan seluruh sistem merupakan satu-satunya media yang melaluinya surga bisa berkomunikasi dengan manusia, dan mempengaruhi kehidupannya yang paling dalam. Apa pun yang mengganggu sirkulasi arus listrik dalam sistem saraf, akan mengurangi daya kekuatan vital, dan akibatnya adalah lumpuhnya kepekaan pikiran.— T., jld. 2, hlm. 347. HM 356.5

1238.Mengapa kita tidak menunjukkan bagian menarik dari iman kita? Mengapa kita maju seperti sekelompok orang berkabung yang timpang, merintih sepanjang jalan menuju rumah Bapa kita?— U. T., 12 Januari 1898. HM 357.1